Kenapa Triplek Bekisting Cepat Rusak? Ini Penyebab dan Cara Menghindarinya

Dalam proyek konstruksi, triplek sering digunakan sebagai material untuk bekisting beton karena praktis, cukup kuat, dan mudah dipasang. Namun di lapangan sering muncul pertanyaan dari kontraktor maupun pekerja proyek: mengapa triplek bekisting cepat rusak?
Padahal dalam kondisi ideal, triplek bekisting biasanya masih bisa digunakan beberapa kali sebelum akhirnya harus diganti. Jika kerusakan terjadi terlalu cepat, kemungkinan ada beberapa faktor yang mempengaruhi penggunaan material tersebut.
Memahami penyebab kerusakan triplek bekisting dapat membantu mengurangi pemborosan material serta meningkatkan efisiensi dalam pekerjaan konstruksi.
1. Terlalu Lama Terkena Air dan Beton Basah
Salah satu penyebab utama triplek bekisting cepat rusak adalah paparan air dan adukan beton yang terlalu lama.
Ketika triplek terus-menerus terkena air atau semen basah, lapisan kayu di dalamnya dapat menyerap kelembapan. Jika kondisi ini terjadi berulang kali tanpa perawatan yang baik, papan bisa menjadi lebih cepat lapuk atau mengembang.
Karena itu, penggunaan triplek bekisting biasanya disesuaikan dengan kondisi pekerjaan serta kualitas material yang digunakan.
2. Kualitas Triplek yang Kurang Sesuai
Tidak semua triplek memiliki kualitas yang sama. Beberapa jenis triplek memang dirancang untuk pekerjaan konstruksi, sementara jenis lainnya lebih cocok untuk kebutuhan interior atau furniture.
Jika triplek yang digunakan tidak memiliki ketahanan yang cukup terhadap air dan tekanan beton, papan tersebut bisa lebih cepat rusak saat digunakan sebagai bekisting.
Memilih jenis triplek yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan daya tahan material.
3. Permukaan Triplek Tidak Dilapisi dengan Baik
Dalam beberapa pekerjaan konstruksi, permukaan triplek bekisting biasanya dilapisi dengan oli bekisting atau bahan pelapis lainnya.
Lapisan ini berfungsi untuk:
- mengurangi penyerapan air dari beton
- memudahkan pelepasan bekisting setelah beton mengeras
- menjaga permukaan papan tetap lebih awet
Tanpa lapisan pelindung tersebut, permukaan triplek dapat lebih cepat rusak akibat kontak langsung dengan beton.
4. Cara Pembongkaran Bekisting yang Terlalu Kasar
Kerusakan triplek juga sering terjadi saat proses pembongkaran bekisting. Jika papan dilepas secara terburu-buru atau menggunakan alat yang terlalu keras, lapisan papan dapat terkelupas atau patah.
Pembongkaran yang dilakukan dengan hati-hati biasanya dapat membantu memperpanjang masa pakai triplek bekisting.
5. Penyimpanan Material yang Kurang Tepat
Setelah digunakan, triplek bekisting sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan terlindung dari hujan. Jika papan dibiarkan terkena air atau panas secara langsung dalam waktu lama, kondisi material bisa cepat menurun.
Penyimpanan yang baik dapat membantu menjaga kualitas papan sehingga masih dapat digunakan kembali pada pekerjaan berikutnya.
Cara Membuat Triplek Bekisting Lebih Awet
Agar triplek bekisting dapat digunakan lebih lama, beberapa hal berikut dapat diperhatikan dalam pekerjaan proyek:
- menggunakan jenis triplek yang sesuai untuk bekisting
- melapisi permukaan papan dengan oli bekisting
- membongkar bekisting dengan hati-hati
- menyimpan papan di tempat yang kering setelah digunakan
Dengan perawatan yang tepat, triplek bekisting biasanya masih dapat digunakan beberapa kali sebelum harus diganti.
Memilih Triplek yang Tepat untuk Pekerjaan Bekisting
Dalam proyek konstruksi, pemilihan material yang tepat sangat berpengaruh terhadap efisiensi pekerjaan di lapangan. Triplek dengan kualitas yang baik biasanya memiliki struktur yang lebih kuat serta daya tahan yang lebih baik terhadap penggunaan berulang.
Bagi kontraktor maupun pembeli material bangunan di Jakarta, memastikan ketersediaan material yang sesuai dengan kebutuhan proyek merupakan hal yang penting dalam perencanaan pekerjaan.
PT Grasia Sentosa menyediakan berbagai jenis triplek dan plywood untuk kebutuhan konstruksi dan proyek bangunan di Jakarta dan sekitarnya.
